• Ahmad Chudori. Jurnalis
Lintas-7.com - Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara mengenai teror kepala babi dan enam bangkai tikus kepala dipenggal di kantor media Tempo.
Listyo mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Wahyu Widada untuk mengusut teror terhadap kantor media massa.
"Saya memerintahkan kepada Kabareskrim untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit usai bakti sosial dan buka puasa bersama di Masjid Raya Medan, Sabtu (22/3/2025).
Listyo mengatakan akan memberikan pelayanan terbaik untuk menyelidiki kejadian itu. "Saya kira kita semua tentunya akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk bisa menindaklanjuti hal tersebut," ujarnya.
Diketahui, kantor media Tempo di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan, mendapatkan teror paket berisi bangkai kepala tikus pada Sabtu pagi tadi. Ini merupakan teror kedua, setelah sebelumnya pada Rabu, 19 Maret 2025, Tempo juga menerima teror berupa paket berisi kepala babi tanpa telinga.
Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra menyebut pengiriman paket berisi kepala babi dan tikus ini teror terhadap kerja media dan kebebasan pers. Namun ia menegaskan, pihaknya tidak akan gentar dengan teror tersebut. "Jika tujuannya untuk menakuti, kami tidak gentar," tegasnya.
Setri bersama manajemen Tempo sudah melaporkan peristiwa teror yang mereka alami ke Mabes Polri pada 21 Maret 2025. Mereka juga sudah menyerahkan paket berisi kepala babi itu ke polisi.
"Polisi telah berjanji untuk mengusut siapa dan apa motif dibalik teror ini," tandasnya